Kamis, 21 September 2017

BUDIDAYA IKAN MAS UNGGULAN / (ALLI ROHMANN)

Panduan lengkap budidaya ikan mas



Ikan mas (Cyprinus carpio) didatangkan ke Indonesia dari Eropa dan Tiongkok. Menurut catatan sejarah, sejak tahun 1860 masyarakat Ciamis, Jawa Barat, sudah menguasai cara membenihkan ikan mas dengan bantuan kakaban. Suatu alat yang terbuat dari ijuk untuk meletakkan telur hasil pembuahan.
Budidaya ikan mas idealnya dilakukan pada ketinggian 150-1000 meter dpl. Suhu ideal untuk pertumbuhan ikan mas berada pada rentang 20-25oC dengan pH air berkisar 7-8.

Dewasa ini, usaha budidaya ikan mas terbagi menjadi 2 macam yaini usaha pembenihan dan pembesaran. Usaha pembenihan menghasilkan bibit unggul yang untuk dibesarkan lebih lanjut. Pasar usaha pembenihan adalah petani ikan yang menekuni usaha pembesaran. Sedangkan usaha pembesaran menghasilkan ikan berukuran konssumsi konsumen ahhir.

Pemelihan Bibit Ikan Emas

           
Untuk memulai usaha budidaya ikan mas, halpertama yang harus diperhatikan adalah memilih bibitatau calon indukan. Calon indukkan ini diusahakan harus dari keturunan yang memiliki sifat unggul. Sehingga memiliki benih yang memiliki produksivitas yang tinggi. Calon indukan ikan mas dipelihara dalam kolam pembibitan, dipisahkan antara indukan jantan dan betina. Pemisahhan dilakukan sampai kedua induk siap memijah. Peroser pemijahan atau proses perkawinan, dipisahkan antara indukan jantan dan betina. Pemisahan dilakukan sampai kedua indukan siap menempelkan telur hasil pembuahan.



Pembesaran Ikan Mas
Binih yang digunakan dalam usaha budidaya ikan mas biasanya berukuran 10- 12 cm atau berbobot sekitar 80 – 100 g / ekor. Ukuran benih sebesar ini diharapkan sudah cukup kuat untuk dibesarkan. Sehingga resiko kegagalan bisa ditekan. Lama pembesaran ikan mas berkisar 2-3 bulan.budidaya ikan mas bisa dilakukan dalam berbagi tehnik seperti metode air deras,air tenang atau tempang sari. Medium atau medianya bisa berupa kolam tanah, tembok, terpal atau sawah kerambak dan jaring apung.
a.      Kolam tanah ( air tenag )

Sebagian besarpetani melakukan budidaya ikan mas dikolam air tenang atau tanah. Kolam tanah banyak dipakai karna cara membuatnya mudah dan biaya pembuattanya mudah. Berikut ini adalah langkah langkah budidaya ikan mas di kolam tanah:
Sebelum kolam digunakan lakukan lebih dulu pembajakan dasar kolam, penjemuran,pengapuran, pemupukan dan penggenanyan air.  Persiapan kolam ini membutuhkan waktu  1-2 minggu, tergantung cuaca sesaat penjemuran kolam.
Gunakan benih ikan mas berukuran 100 g/ekor. Kapasita untuk kolam tanah berukuran 1-2 ekor/m. Berikan pakan utama berupa pelet dengan kadar protein 25%. Dosis pemberian pakan sebanyak 3-4% dari bobot ikan. Misalnya untuk ikan dengan bobot 100 g berikan pakan pelet 3-4 /ekor/ hari. Bila kita menanam 1000 ekor ikan mas berarti dibutuhkan pakan sebanyak 3-4 kg/hari. Frekuensi pemberian pakan 3 kali sehari. Setiap 2 minggu lakukan penimbangan. Dalam waktu 3 bulan bobot ikan akan menyampai 300-400 g/ekor. Dengan ukuran sebesar ini ikan sudah dapat dipanen. Bila terus dipelihara biaya pakan tidak ekonomis lagi kecuali harga tawaran ikan yanglebih tinggi.

b.      Kolam air deras

Kolam air deras adalah tempat budidaya ikan dengan sirkulasi yang cepat. Untuk membuat kolam air deras diperlukan debit air  yang beras dan arus yang kuat. Kelebihan budidaya ikan mas dikolam air deras adalah ikan akan terus bergerak sehingga nafsumakan lebih besar. Selain itu kadar oksigen terarut dalam  kolam air deras yang relatif lebih tinggi. Sehingga kolam air deras memiliki kapasitas padat lebar ikan ikan yang lebih besar dibandingkan kolam air tenang. Luas kolam air deras biasanya berukuran kecil, tidak sebesr air tenang. Lahan area kolam dipetak petekkan menjadi ukuran kolam yang kecil kecil agar aliran air bisa tetap deras. Kedalaman kolam ini harus dibuat lebih dalam dibandingkan kolam air tenah. Dinding kolam terbuat dari tembok untuk mengantisipasi erosi yang disebabkan derasnya air yang mengikis.

c.       Jaring apung

Budi daya ikan mas  dijaring  apung biasanya dilakukan di waduk waduk besar atau danau. Bahan yang digunakan untuk keranggka kolam adalah bambu atau kayu.kerangka tersebut akan mengapung di atas air dengan bantalan dari drum atau derigen.agar kerangka tidak terbawa arus air , harus dipasang jangkar atau penambat ke dasar kolam. Jarig apung biasanya dilengkapi dengan hal hal berikut :
1.      Gunakan jaring berukuran 1,5 cm, kedalam jaring apung 3 m.
2.      Gunakan benih berukuran 100 g / ekor, kapasitas tebal lebar jaring apung sekitar 30 ekor/m.
3.      Pakan berupa elet dengan kadar proten 25%.
4.      Jumplah pakan yang dibutuhkan setiap hari adalah 4% dari bobot tubuh ikan.
5.      Frekuensi pemberian pakan 3 kali sehari.
6.      Ikan mas bisa dipanen setelah berusia 3 bulan dengan ukuran 300-400g / ekor.

Pengendalian hama dan penyakit

                       

Usaha pembudidayan ikan mas sangat pesat, seiring dengan itu penyebaran penyakit pun menjadi resiko yang wajib diperhitungkan. Untuk meminimalkan resiko setiap budidaya perlu mengetahui berbagai penyakit yang biasa menyerang ikan mas.


Panen budidaya ikan mas

            Secara umum tingkat keekonomian pembesaran ikan berada pada kisaran 300-400 g/ekor. Bobot ikan dibawah itu masih punya potensi untuk di besarkan . sedangkan melebihi bobot tersebut ikan mas sudah tidak ekonomis untuk dibesarkan. Porsi pakan yang dikonsumsi sudah tidak sebanding dengan harga ikan itu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar